Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Wagub Reny Lamadjido: Tenaga Kesehatan Jadi Garda Terdepan Sukseskan BERANI Sehat

badge-check


					Wagub Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Menghadiri Silaturahmi Bersama Insan Kesehatan Se-Kabupaten Morowali Yang Berlangsung Di Kantor Bupati Morowali. (Foto: Istimewa) Perbesar

Wagub Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Menghadiri Silaturahmi Bersama Insan Kesehatan Se-Kabupaten Morowali Yang Berlangsung Di Kantor Bupati Morowali. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Morowali, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Wagub Sulteng), dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan bahwa tenaga kesehatan (nakes) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak keberhasilan Program BERANI Sehat, program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng yang bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Hal itu disampaikan saat menghadiri silaturahmi bersama insan kesehatan se-Kabupaten Morowali yang berlangsung di Kantor Bupati Morowali, Kamis (16/7). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, para direktur rumah sakit, kepala puskesmas, organisasi profesi kesehatan, serta tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam sambutannya, Reny Lamadjido menyampaikan apresiasi atas dedikasi tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:
Pemprov Sulteng Siapkan Aplikasi “Satu Harga”, Perkuat Pengendalian Inflasi Berbasis Digital

Menurutnya, keberhasilan Program BERANI Sehat tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada komitmen dan profesionalisme para tenaga kesehatan yang setiap hari melayani masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Tenaga kesehatan ini mereka solid, rasional, dan kompak. Profesi kesehatan adalah profesi yang luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan se-Kabupaten Morowali yang telah menjadi ujung tombak dalam menyukseskan Program BERANI Sehat,” ujar Reny.

Wagub yang dikenal luas sebagai sosok berlatar belakang dunia medis itu menjelaskan, sejak diluncurkan pada 24 April 2025, Program BERANI Sehat telah memberikan manfaat kepada sekitar 185 ribu warga Sulawesi Tengah. Program tersebut memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan dengan hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sulteng.

Ia menerangkan, skema pembiayaan dalam BERANI Sehat dirancang untuk melengkapi layanan kesehatan yang telah tersedia melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Pembiayaan BERANI Sehat cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah, masyarakat langsung dilayani. Dalam skema provinsi terdapat dua mekanisme, yaitu JKN dan non-JKN. Sementara rujukan pelayanan kesehatan dari puskesmas ke rumah sakit dibiayai melalui BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reny juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali atas komitmennya memperkuat pelayanan kesehatan dasar. Ia menilai Morowali telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, terutama dalam pemenuhan tenaga dokter di seluruh puskesmas.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Sulteng.

“Kabupaten Morowali saya jadikan contoh bagi kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Seluruh puskesmas yang saya kunjungi sudah memiliki dokter. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:
Wagub Sulteng: HUT ke-18 Jadi Momentum Kabupaten Sigi Perkuat Ketangguhan dan Pembangunan

Selain memperkuat pelayanan di fasilitas kesehatan, Wakil Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan BERANI Samporoa, kanal pengaduan yang disediakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun laporan terkait pelayanan kesehatan secara cepat melalui nomor 0811-666-2222, sehingga setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Reny berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus diperkuat agar Program BERANI Sehat mampu memberikan manfaat yang semakin luas serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Nirmawati, S.KM., M.PH., Direktur RSUD Morowali, Direktur RSUD Salabangka Paku, para kepala puskesmas, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Morowali, serta para ketua organisasi profesi kesehatan se-Kabupaten Morowali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi